Salam semua.. Terlalu rindu untuk kembali ke dada blog.
Hari-hari yang hilang ku lalui seperti biasa. Walaupun keadaan diri tak mengizinkan, teman-teman tetap setia menemani. Sesekali bergelak ketawa & bergurau senda sudah cukup untuk melupakan apa yang tersarang di fikiran. Itulah pengubat hati yang sepi.
Di luar hanya kedengaran deruan hujan yang turun menghempas bumi Diselangi pula guruh berdentum & kilat sambung-menyambung. Ditambah juga desiran angin yang membuai sepi malam hingga bisa menyucuk hingga ke tulang temulang. Jejari ini masih lagi liar menekan tetikus. Disertai alunan melodi kenangan yang bisa menyentuh hati.
Tetapi, peristiwa semalam kembali membuatku hiba. Fikiran ku melayang entah ke mana. Kosong! Takku sangka apa yang ku lihat kini benar-benar membuatku terguris lagi. Malah, aku cuba untuk bertahan.. dari terus berkecil hati. Terus memujuk diri sendiri & mencari kekuatan diri. Mataku masih kaku di sudut pandangan itu. Bebola mata sudah berkaca. Seakan dapat merasai apa yang ditanggung oleh sang hati. Maka, mengalirlah manik-manik putih yang jernih.
Ku bertanya pada hati...
Bisakah yang dibenci kembali disayangi..?
Bisakah hati yang terguris disembuhkan lagi..?
Bisakah kata-kata yang diucap diundur kembali..?
Dan bisakah masa yang telah berlalu diputar kembali..?
Namun terlalu berat untuk hati bersuara & memberi jawapan. Lalu terkuburlah ia di situ. Dan kaki terus melangkah berlalu pergi menuju ke suatu sudut yang sunyi & terpencil.. semoga ada ketenangan di situ. Amin
Hari-hari yang hilang ku lalui seperti biasa. Walaupun keadaan diri tak mengizinkan, teman-teman tetap setia menemani. Sesekali bergelak ketawa & bergurau senda sudah cukup untuk melupakan apa yang tersarang di fikiran. Itulah pengubat hati yang sepi.
Di luar hanya kedengaran deruan hujan yang turun menghempas bumi Diselangi pula guruh berdentum & kilat sambung-menyambung. Ditambah juga desiran angin yang membuai sepi malam hingga bisa menyucuk hingga ke tulang temulang. Jejari ini masih lagi liar menekan tetikus. Disertai alunan melodi kenangan yang bisa menyentuh hati.
Tetapi, peristiwa semalam kembali membuatku hiba. Fikiran ku melayang entah ke mana. Kosong! Takku sangka apa yang ku lihat kini benar-benar membuatku terguris lagi. Malah, aku cuba untuk bertahan.. dari terus berkecil hati. Terus memujuk diri sendiri & mencari kekuatan diri. Mataku masih kaku di sudut pandangan itu. Bebola mata sudah berkaca. Seakan dapat merasai apa yang ditanggung oleh sang hati. Maka, mengalirlah manik-manik putih yang jernih.
Ku bertanya pada hati...
Bisakah yang dibenci kembali disayangi..?
Bisakah hati yang terguris disembuhkan lagi..?
Bisakah kata-kata yang diucap diundur kembali..?
Dan bisakah masa yang telah berlalu diputar kembali..?
Namun terlalu berat untuk hati bersuara & memberi jawapan. Lalu terkuburlah ia di situ. Dan kaki terus melangkah berlalu pergi menuju ke suatu sudut yang sunyi & terpencil.. semoga ada ketenangan di situ. Amin
